Senin, 25 Januari 2016

Aplikasi Puzzle Menggunakan Adobe Flash CS6


1.1       Latar Belakang Masalah

Dalam era globalisasi sekarang ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa komputer mempunyai peranan penting didalam berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pendidikan. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, pendidikan pada anak usia dini dapat diberikan melalui aplikasi multimedia dalam bentuk teks, suara, gambar, video ataupun animasi.
Pembelajaran melalui aplikasi multimedia sangat menarik bagi anak-anak dan mempermudah pemahaman pada anak tersebut. Selain itu anak juga diperkenalkan dengan dunia komputer secara tidak langsung, agar dapat berfikir secara kreatif sehingga memiliki daya pikir yang optimal. Proses pengenalan melalui sistem komputer dapat menghasilkan nilai lebih, yaitu dalam hal gambar dan suara yang berpadu dalam bentuk animasi. Dengan animasi dapat lebih mendorong ketertarikan si anak untuk belajar dikarenakan proses belajarnya yang interaktif.
Aplikasi pengenalan pada saat ini yang penulis ketahui hanya sekedar menampilkan lalu memperkenalkannya saja. Oleh karena itu penulis menyisipkan sebuat permainan puzzle dalam aplikasi pembelajaran ini. Penulis ingin membuat sebuah aplikasi pengenalan nama buah dan hewan, dalam bentuk CD interaktif. Dengan latar belakang hal tersebut, penulis tertarik membuat Aplikasi Pengenalan Nama Buah Dan Hewan Untuk Usia 3-5 Tahun Menggunakan Adobe Flash CS6.

1.2       Batasan Masalah

            Dalam penulisan ilmiah ini penulis membatasi pengguna aplikasi untuk anak usia dini atau anak sekitar 3-5 tahun. Penulis membatasi banyaknya nama buah dan hewan yang akan diperkenalkan, yaitu 5 (lima) macam nama buah dan 5 (lima) macam nama hewan. Penulis membuat soal tebak gambar sebagai latihan sebanyak 10 soal pertanyaan yang dapat melatih daya ingat pada anak. Dimana soal-soal tersebut adalah macam-macam nama buah dan hewan yang ada pada aplikasi ini. Penulis membuat aplikasi tersebut dengan menggunakan Adobe Flash CS6 dengan ActionScript 3. Dalam penggunaan aplikasi games edukasi ini dibutuhkan peranan orang tua untuk dapat membimbing seorang anak, sehingga dapat tahu apa langkah-langkah yang harus dilakukan. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini anak dapat mengenal macam-macam nama buah dan hewan.

1.3       Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan ilmiah ini adalah membuat aplikasi puzzle nama buah dan hewan untuk usia 3-5 tahun menggunakan adobe flash cs6. Diharapkan aplikasi ini dapat membantu user mengetahui nama-nama buah dan hewan dengan baik dan benar, dibantu dengan adanya permainan puzzle. Sehingga dapat mengingatnya dengan jelas buah apa dan hewan apa saja yang ada di dalam aplikasi ini sendiri.

1.4       Metode Penulisan

Metode penulisan yang digunakan penulis dalam mengerjakan penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut :
  1. Penulis melakukan pengumpulan data dari beberapa referensi dan pencarian data dari internet.
  2. Software dan Hardware yang digunakan :
a.       Software yang digunakan Adobe Flash CS6 Professional.
b.      Hardware yang digunakan diantaranya, laptop pribadi dengan spesifikasi prosesor intel dual core 2,3 GHz, RAM 1GB, harddisk 300 GB dengan system operasi Windows 7 Ultimate32-bit.
3.      Merancang navigasi dan storyboard.
Struktur navigasi adalah struktur (alur) dari suatu program yang merupakan rancangan. Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan dengan naskah, dengan story board lebih mudah menyampaikan ide cerita kepada orang lain.


4.      Implementasi ke dalam Adobe Flash CS6
Implementasi penggunaan media pembelajaran dengan adobe flash cs6 untuk peningkatan minat anak-anak untuk belajar.
5.      Uji coba Aplikasi.

Dalam hal uji coba dilakukan untuk anak-anak yang ingin belajar nama buah dan hewan.
Read More..

Metode Analisa Deduktif & Induktif

A.  Metode Deduktif
Metode deduktif adalah cara analisis dari kesimpulan umum atau jeneralisasi yang diuraikan menjadi contoh-contoh kongkrit atau fakta-fakta untuk menjelaskan kesimpulan atau jeneralisasi tersebut. Misalnya: petani selalu rugu dalam mengembangkan usahanya. Kemudian dijabarkan fakta-fakta tentang angka-angka produksi dibandingkan modal usaha, dan sebagainya. Metode Deduktif digunakan dalam sebuah penelitian disaat penelitian berangkat dari sebuah teori yang kemudian di buktikan dengan pencarian fakta. Contoh: Penelitian bahasa Arab kebanyakannya berangkat dari kaidah-kaidah bahasa Arab kemudian dicarilah fakta-fakta yang terdapat dalam sumber data, dalam hal ini sumber datanya al-Qur’an.
Metode deduktif dalam tahapan-tahapannya, sama dengan metode lain, yaitu:
1.    Tahapan Sepekulasi (berasal dari bahasa latin “speculum/cermin”).
2.    Tahapan Observasi dan klasifikasi, dan
3.    Tahapan perumusan hipotesis

B.    Metode Induktif
Metode Induktif adalah kebalikan dari metode deduktif. Contoh-contoh kongkrit dan fakta-fakta diuraikan terlebih dahulu, baru kemudian dirumuskan menjadi suatu kesimpulan atau jeneralisasi. Pada metode induktif, data dikaji melalui proses yang berlangsung dari fakta. Di dalam penelitian linguistic sering digunakan metode induktif dan deduktif, mengapa demikian? Karena linguistic termasuk ilmu yang berusaha menyusun teori tentang bahasa.
Kelebihan dari metode induktif adalal sebagai berikut:
1.    Metode induktif lebih dapat menemukan kenyataan yang kompleks yang terdapat dalam data.
2.    Metode induktif lebih dapat membuat hubungan antara peneliti dengan responden menjadi eksplisit, dapat dikenal dan dipertimbangkan.
3.    Metode induktif lebih dapat memberikan latar secara penuh dan dapat membuat keputusan-keputusan tentang dapat tidaknya pengalihan kepada latar lainnya.
4.    Metode induktif lebih dapat menemukan pengaruh bersama yang mempertajam hubungan-hubungan.
5.    Metode deduktif memperhitungkan nilai-nilai secara eksplisit sebagai bagian dari setuktur analitik.

Berikut ini adalah contoh-contoh deduktif - induktif :
Contoh 1 :
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingginya kolesterol merupakan faktor resiko yang paling besar seseorang untuk menderita penyakit jantung kororner. Sebenarnya banyak faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya kolesterol, tetapi yang dianggap paling besar perannya dalam masalah tersebut adalah tingginya konsumsi lemak serta kandungan konsumsi asam lemaknya. Dalam hal ini, minyak goreng merupakan sumber utama lemak yang tidak baik. Dengan demikian, kolesterol merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner.

Contoh 2 :
Siswa kelas VI belajar untuk menghadapi ujian dua bulan yang akan datang. Mereka sangat berkonsentrasi pada pelajaran yang diberikan oleh Ibu guru. Tampak situasi kelas lebih tenang. Keteangan kelas mereka bukan berarti sunyi dan sepi, tetapi suasana kelas mereka hidup, yaitu timbulnya tanya jawab tentang pelajaran yang sedang dibahas. Suasana yang hidup ini benar-benar membangkitkan semangat guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Juga suasana yang hidup itu menimbulkan kesungguhan para siswa dalam belajar. Suasana giat belajar itu dilakukan dan diciptakan siswa kelas VI dalam menghadapi ujian yang sudah diambang pintu.

Contoh 3 :
Chairil Anwar terkenal sebagai penyair. Ia disebut penyair yang membawa pembaharuan dalam puisi. Ada yang mengatakan dia sebagai seorang individualis. Ada yang menilai bahwa ia seorang yang kurang bermoral dan plagiat karena ada sebagian kecil dalam gubahannya merupakan jiplakan dari puisi asing. Dalam sajak-sajaknya yang dikumpulkan dalam "Deru Campur Debu" memperlihatkan adanya perbedaan bentuk, corak, gaya, dan isi. Tanggapan orang terhadap Chairil berbeda-beda. Namun, bagaimanapun ia tetap seorang penyair besar yang membawa kesegaran baru dalam bidang puisi pada 1945.

Contoh 4 :
Di dalam memutuskan suatu kebijakan, presiden sebagai kepala negara dan sebagai kepala pemerintahan sangat membutuhkan pertimbangan dan nasehat dari seseorang atau sekelompok orang. Tujuannya ialah agar kebijakan yang diputuskannya sesuai dengan prinsip hukum, demokrasi, pemerintahan yang baik untuk mencapai tujuan negara. Para pendiri bangsa ini menyadari akan kebutuhan presiden mengenai hal itu. Oleh karena itu, Undang - Undang Dasar kitamengamanatkan untuk emmbentuk suatu dewan yang bertugas untuk itu. Yang penting adalah kebutuhan presiden akan pertimbangan dan nasehat dari pihak lain dapat terpenuhi sehingga ia tidak menyalahi peraturan yang ada.

Contoh 5 :
Peningkatan taraf pendidikan para petani sama pentingnya dengan usaha peningkatan taraf hidup. Petani berpendidikan cukup dapat mengubah sistem pertanian tradisional, misalnya bercocok tanam hanya memenuhi kebutuhan pangan, menjadi petani yang produktif. Petani yang berpendidikan cukup, mampu memberikan umpan balik yang setimpal terhadap gagasan-gagasan yang dilontarkan perencana pembangunan, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. itulah sebabnya peningkatan taraf pendidikan para petani dirasakan sangat mendesak.


Read More..

Rabu, 20 Januari 2016

PARADIGMA

Secara umum pengertian Paradigma adalah seperangkat kepercayaan atau keyakinan dasar yang menuntun seseorang dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan menurut Guba, paradigma dalam ilmu pengetahuan mempunyai definisi bahwa seperangkat keyakinan mendasar yang memandu tindakan-tindakan manusia dalam keseharian maupun dalam penyelidikan ilmiah. Paradigma dalam hal ini dibatasi pada paradigma pencarian ilmu pengetahuan (disciplin inquiry paradigm), yaitu suatu keyakinan dasar yang digunakan berbagai kalangan untuk mencari kebenaran realitas menjadi suatu ilmu atau disiplin ilmu pengetahuan.Dalam mengembangkan suatu paradigma ilmu kita harus dapat melihat cara pandang yang menjadi aspek filosofis dan metodologis dalam menemukan ilmu pengetahuan, yaitu :dimensi ontologis, dimensi epistemologis, dimensi axiologis, dimensi retorik dan dimensi metodologis. Ada empat paradigma ilmu pengetahuan yang dikembangkan dalam menemukan hakikat realitas atau ilmu pengetahuan yaitu : Positivisme, Postpositivisme (Classical Paradigm, Conventionalism Paradigm), Critical Theory (Realism) dan Constructivism.
Dalam ilmu sosial perubahan terjadi secaa cepat dan dinamis, tergantung pada bukti empiris yang diyakini. Berikut dipaparkan berbagai unsur yang dilihat sebagai indikator adanya perubahan dalampengembangan ilmu. Keragaman paradigmatik dapat terjadi karena perbedaan pandangan filosofis, konsekuensi logis dari perbedaan teori yang digunakan dan sifat metodologi yang digunakan untuk mencapai kebenaran. Ada empat cara berfikir berdasarkan dikotomi pengaruh anatar individu dam manyarakat :
1)    dikotomi muncul akibat asumsi umum bahwa individu dapat membentuk atau mengubah manyarakat.
2)    dikotomi muncul akibat asumsi umum bahwa “ individu merupakan produk dari masyarakat” (individual is created society).
3)    dikotomi dari kedua pendpat itu disintesiskan oleh Peter Berger, dalam model yang memiliki perspektif yang tersangkut paut dengan hubungan antara anggota masyarakat.
4)    model terakhir itu akan mneghasilkan gambaran yang menyambung. Disatu sisi berlangsung proses socialization yang terjadi ketika individu mendapat pengaruh kuat dari lingkunagn sosial, individu akan menyesuaikan diri denganpola-pola yang berlaku di masyarakatnya.

Pandangan tentang paradigma ilmu pengetahuan tampaknya berubah antar waktu. Perkembangan substansi paradigmatik dalam tulisa ini akan dikupas lengkap, berawal dari paradigma positivisme, postpositivisme, critical theory dan konstruktivisme.

a. Subjektivitas
Gambaran dari suatu kejadian yang terjadi atas pandangan seseorang yang didasari oleh nilai-nilai yang dilibatkan. Dengan kata lain subjektivitas sangat dipengaruhi oleh penilaian individu sehingga berbeda satu dengan yang lainnya.

b. Objektivitas
Merupakan salah satu sikap untuk memperoleh suatu kebenaran yang sebenarnya mengenai objek yang diteliti oleh manusia tanpa melibatkan perasaan atau tafsiran terhadap objek tersebut. Dengan kata lain objektivitas tidak mempengaruhi penilaian individu maupun kelompok antara satu dengan yang lainnya.

c. Lokalitas
Secara etimologis berasal dari kata Latin, locus (untuk pluralnya ditulis loci) yang berarti tempat, posisi atau sesuatu yang menunjuk pada bagian yang lebih spesifik.

Metode Penelitian
Metodologi penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu.[butuh rujukan] Metodologi juga merupakan analisis teoritis mengenai suatu cara atau metode.[butuh rujukan] Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban. Hakekat penelitian dapat dipahami dengan mempelajari berbagai aspek yang mendorong penelitian untuk melakukan penelitian.[butuh rujukan] Setiap orang mempunyai motivasi yang berbeda, di antaranya dipengaruhi oleh tujuan dan profesi masing-masing. Motivasi dan tujuan penelitian secara umum pada dasarnya adalah sama, yaitu bahwa penelitian merupakan refleksi dari keinginan manusia yang selalu berusaha untuk mengetahui sesuatu. [2] Keinginan untuk memperoleh dan mengembangkan pengetahuan merupakan kebutuhan dasar manusia yang umumnya menjadi motivasi untuk melakukan penelitian.
Penelitian kuantitatif  adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan/atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam. Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif.
Penelitian kuantitatif banyak dipergunakan baik dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial, dari fisika dan biologi hingga sosiologi dan jurnalisme. Pendekatan ini juga digunakan sebagai cara untuk meneliti berbagai aspek dari pendidikan. Istilah penelitian kuantitatif sering dipergunakan dalam ilmu-ilmu sosial untuk membedakannya dengan penelitian kualitatif.
Penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis . Proses dan makna (perspektif subyek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan; sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu “teori”.

Metode Analisis
Metode penelitian adalah suatu cara atau prosedur yang dipergunakan untukmelakukan penelitian sehingga mampu menjawab rumusan masalah dan tujuan penelitian.Beberapa pandangan metode penelitian secara umum menurut para ahli :
1. Nasir (1988:51) 
Metode penelitian merupakan cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan.
2. Sugiyono (2004: 1)
Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mengumpulkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris dan sistematis.
Ada 2 macam metode analisis yang umumnya digunakan dalam penelitian yaitu analisis data secara kualitatif dan analisis data secara kuantitatif. Metode analisis yang digunakan pada penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif tidak menggunakan alat statistik, namun dilakukan dengan menginterpretasi tabel-tabel, grafik-grafik, atau angka-angka yang ada kemudian melakukan uraian dan penafsiran. Sedangkan Analisis data secara Kuantitatif adalah metode analisis yang digunakan pada penelitian dengan pendekatan analisis kuantitatif dan menggunakan alat statistik.
Hasil Analisis
Hasil analisis yaitu data berupa rangkuman, hipotesis kerja, konsepkonsep, dan sebagainya. Pada awal tahapan dilakukan proses pencarian serta pembatasan masalah. Selanjutnya dilakukan proses penarikan hipotesa awal yag berfungsi sebagai praduga awal sebelum proses penelitian dilakukan. Penelitian ini lah yang nantinya akan membuktikan apakah praduga awal sesuai atau tidak. Hasil dari penelitian kemudian diolah menjadi sebuah informasi baru. Hasil informasi inilah yang kemudian dibuat sebuah analisis menjadi kesimpulan yang merupakan hasil analisis dari semua data penelitian dan akan menghasilkan sebuah teori atau sebuah hukum baru.


Sumber :
http://repository.upi.edu/15740/6/S_KOR_0907469_Chapter3.pdf
Read More..

Selasa, 03 November 2015

Hubungan Ilmu Pengetahuan dan Bahasa

1. Dasar-dasar Pengetahuan
Ilmu merupakan pengetahuan yang disusun secara teratur (sistematis) khususnya pengatahuan yang diperoleh melalui observasi dan pengujian fakta.
Ilmu => pengetahuan : 1. observasi dan 2. uji fakta.
Sehingga ilmu merupakan sekumpulan pengatahuan yang merupakan hasil observasi dan uji fakta. tidak semua pengetahuan merupakan ilmu.
sedangkan menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu dibidang (pengetahuan) itu.
2. Bahasa Indonesia dan Pengambangan Ilmu Pengetahuan
Dua aspek bahasa dalam hubungannya dengan ilmu:
1. Fungsional
Merujuk pada fungsi bahasa yang begitu oenting dalam kehidupan manusia, yaitu sebagai media yang dimiliki bersama dan digunakan untuk mengkomunikasikan pendapat, gagasan dan perasaan.
2. Formal
Merujuk pada sistem atau kaidah (tata bahasa) yang digunakan untuk membentuk menjadi kata dan memadu kata-kata menjadi kalimat yang bermakna. unsur :
a.Fonologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bunyi.
b. Sintaksis merupakan ilmu yang mempelajari tentang tatanan bahasa atau ilmu yang mempelajari tentang kalimat.
c. Semantik merupakan ilmu yang mempelajari tentang makna.
Hubungan bahasa, pikiran, dan ilmu pengetahuan:
* melalui kegiatan berpikir, manusia memperoleh dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
* caranya, menghimpun serta memanipulasi ilmu dan pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, dan membayangkan.
* bahasa berperan sebagai simbol-simbol (representasi mental) yang dibutuhkan untuk memikirkan hal-hal yang abstrak dan tidak diperoleh melalui pengindraan.
Hubungan bahasa dan ilmu :
* Ilmu dapat berkembang jika temuan dalam ilmu itu disebarluaskan (dipublikasikan) melalui tindakan komunikasi.
* Temuan itu kemudian didiskusikan, diteliti ulang, dikembangkan, diterapkan, atau diperbaharui oleh ilmu lainya.
* Dalam proses tersebut menggunakan bahasa sebagai media (komunikasi)
Read More..

Selasa, 19 Mei 2015

STRUKTUR PASAR

Pengertian Pasar
Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:

1.      Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:

• pasar tradisional
• pasar raya
• pasar abstrak
• pasar konkrit
• toko swalayan
• toko serba ada, dll

2.      Berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa macam di antaranya:

• pasar ikan
• pasar sayuran
• pasar buah-buahan
• pasar barang elektronik
• pasar barang perhiasan
• pasar bahan bangunan
• bursa efek dan saham, dll
Pengertian struktur Pasar
Struktur pasar adalah karakteristik organisasi pasar yang mempengaruhi sifat kompetisi dan
harga di dalam pasar(BAIN,1952)
Unsur-Unsur Struktur Pasar,terdiri dari:
§  Konsentrasi
§  differensiasi produk
§  ukuran perusahaan
§  hambatan masuk
§  integrasi vertical
§  diversifikasi

Bentuk-bentuk Struktur PasarBentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen – Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli

Pasar Persaingan Sempurna

Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.

Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

• Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain, sehingga para pembeli tidak dapat membedakan produk yang dihasilkan antara produsen A dan produsen B.
• Penjual bersifat pengambil harga (price taker),yaitu penjual tidak dapat menentukan atau merubah harga dikarenakan harga pasar ditentukan oleh interaksi antara produsen dengan pembeli.
• Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
• Posisi tawar konsumen kuat
• Jumlah penjual dan pembeli banyak
• Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
• Sensitif terhadap perubahan harga
• Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar,yaitu apabila seorang penjual mengalami kerugian dapat langsung meninggalkan pasar dan begitu sebaliknya.
• Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna tentang keadaan di pasar Artinya bahwa pembeli mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan ke atas harga tersebut.

Pasar persaingan sempurna memiliki bebarapa kebaikan dibandingkan pasar-pasar yang lainnya antara lain :
1. Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi
2. Kebebasan bertindak dan memilih

Beberapa kelemahan / keburukan persaingan sempurna yaitu :
• Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi
• Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya sosial
• Membatasi pilihan konsumen
• Biaya produksi dalam persaingan sempurna mungkin lebih tinggi
• Distribusi pendapatan tidak selalu merata

Pasar Monopolistik

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopolistik :
• Adanya differensiasi produk(produk yang dijual mungkin sama namun memiliki perbedaansatu sama lain)
• Mirip dengan pasar persaingan sempurna
• Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
• Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
• Relatif mudah keluar masuk pasar
• Promosi penjualan harus aktif. Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak

jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk.

Pasar Monopolistik memiliki KEBAIKAN sebagai berikut :

1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.

Pasar Monopolistik juga memiliki KELEMAHAN sebagai berikut :
1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen

Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya.

Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

Macam-macam pasar oligopoli :
• Pasar oligopoli murni (pure oligopoly). Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik.contohnya :  praktek pasar oligopoli dalam produk sabun mandi.
• Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly) Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan.contohnya : praktek pasar oligopoli dalam produk mobil.

Pasar oligopoli memiliki KELEBIHAN sebagai berikut :
1. Adanya efisiensi dalam menjalankan kegiatan produksi
2. Persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang.

Pasar oligopoli juga memiliki KELEMAHAN, yaitu :
1. Dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar, karena adanya skala ekonomis yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar.
2. Apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk, maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis.
3. Perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya

Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :
- Hanya terdapat satu penjual atau produsen
- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
- Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Terjadinya Pasar Monopoli
• Modalnya besar
• Memiliki keahlian tertentu
• Adanya pasar yg terbatas

Kebaikannya:
1. Memiliki keuntungan lebih
2. Dpt menurunkan biaya produksi
3. Lebih efisien
4. Harganya lebih bersiang

Keburukannya:
1. Menciptakan ketidakadilan
2. Adanya unsur eksploitas faktor2 terhadap produksi
3. Boros dlm sumber daya ekonomi

Tambahan :
- Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.
- Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.


SUMBER:
http://organisasi.org/bentuk_bentuk_struktur_pasar_konsumen_persaingan_sempurna_monop
olistik_oligopoli_dan_monopoli
http://www.zunal.com/zunal_uploads/files/20100512092310enama.pdf

http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_312/karakteristik.html
Read More..

Jumat, 08 Mei 2015

Soal Elastisitas Silang, Penawaran dan Permintaan


  Kasus : Suatu riset pasar yang dilakukan perusahaan menunjukkan bahwa barang X dirumuskan dalsuatu                      model permintaan barang X, sebagai berikut:
Qdx = 35 -2Px + Py1 -3Py2 + 0,2I
Diketahui nilai variabel; Px = 4 ; Py1 = 2 ; Py2 = 3 ; I = 100

1.      Tentukan besarnya elastisitas harga permintaan barang X dan jelaskan nilai koefisien yang diperoleh. Tentukan sifat permintaan barang X dan jelaskan alasan saudara. Perusahaan ingin meningkatkan penerimaan total (TR) melalui kebijakan harga. Apa yang harus dilakukan perusahaan tersebut? Bagaimana kebijakan harga yang seharusnya dilakukan perusahaan?

Jawab :
Menentukan besarnya elastisitas harga permintaan barang X adalah;

Qdx = 35 -2(4) + 1(2) – 3(3) + 0,2(100)
        = 40
    

atau nilai mutlak 0,225
Nilai koefisien 0,225 menunjukan setiap perubahan harga barang X sebesar 1% akan mengubah jumlah barang X yang diminta sebesar 0,225% dengan arah negative (elastisitas permintaan). Jika harga barang X naik 1% maka jumlah barang X yang diminta turun 0,225%, ceteris paribus. Sifat permintaan barang X adalah inelastic, ditunjukkan dengan nilai koefisien lebih kecil dari 1. jika perusahaan ingin meningkatkan penerimaan total (TR) melalui kebijakan harga, yakni dengan cara perusahaan tersebut harus menaikkan harga. Karena jika permintaan suatu barang inelastic, persentase penurunan jumlah barang yang diminta lebih rendah daripada kenaikan harga. Akibatnya penerimaan perusahaan dapat meningkat.

2.      Tentukan elastisitas silang antara barang X dan Y1. jelaskan nilai koefisien elastisitas silang tersebut. Apa hubungan antara barang X terhadap barang Y1.

Jawab :
Elastisitas silang antara barang X dan barang Y1 adalah;



     
Nilai koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y1 adalah 0,05 menunjukkan bilamana harga barang Y1 naik 1% maka jumlah barang X yang diminta akan naik sebesar 0,05%. Nilai koefisien bernilai positif artinya barang X bersubstitusi terhadap barang Y1.

3.      Tentukan elastisitas silang antara barang X dan barang Y2. jelaskan nilai koefisien elastisitas silang tersebut. Apa hubungan antara barang X dan barang Y2.

Jawab :
Elastisitas silang antara barang X terhadap barang Y2 adalah;

          

Nilai koefisien elastisitas silang barang X terhadap barang Y2 adalah -0,225 menunjukkan bilamana harga barang Y2 naik 1% maka jummlah barang X yang diminta akan turun sebesar 0,225%. Nilai koefisien bernilai negative artinya barang X berkomplemen terhadap barang Y2.

4.      Tentukan elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X. jelaskan nilai koefisien elastisitas pendapatan tersebut. Berdasarkan besarnya elastisitas penghasilan, apa jenis barang X ini. Berikan alasan jawaban saudara.

Jawab :
Elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X adalah

   
Nilai koefisien pendapatan terhadap permintaan barang X adalah 0,5 menunjukkan bilamana pendapatan naik 1% maka jumlah barang X yang diminta akan naik sebesar 0,5%. Koefisien elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X lebih kecil dari 1 dan positif artinya barang X adalah barang normal dan termasuk dalam kategori barang kebutuhan pokok.
Read More..